Langit Jingga di Ufuk Hitam

 

httpwww-countryscribe-com 

Terik matahari kota Jakarta, terasa mereda ketika tubuhku menyentuh ambang rumah tua, rumah kontrakan dengan kategori dibawah kelas “sangat sederhana” yang terdiri dari 1 kamar tidur, 1 ruang serba guna (sebagai ruang masak, ruang makan, ruang belajar, ruang istirahat dan ruang tamu), 1 kamar mandi dengan beberapa ekor tikus yang kerap terdengar saling berkejaran di balik plafon, dan sebuah mesin pompa air seukuran rantang yang di-install tidak terlalu jauh dari safety tank. Alasan ini yang membuat ibu mengharamkan air tersebut untuk dipergunakan dalam kepentingan rumah tangga termasuk mandi dan cuci. Sebagai kompensasi kami harus membeli air bersih yang dijajakan menggunakan gerobak seharga Rp. 5.000 (lima ribu rupiah perkaleng (-/+ 20 liter).

Sebelum kenaikan BBM tahun lalu harga air masih sekitar Rp. 4.000 (empat ribu rupiah) perkaleng. Konon air tersebut memang didatangkan dari salahsatu sumber mata air di wilayah Bogor. Pada awalnya saya coba memprotes lunjakan harga tersebut pada agen air di wilayah kami, namun respon yang saya terima terkesan sangat bersahaja meskipun agak menyedihkan dan sedikit mengecewakan : “Kalau rasa mahal, tidak usah beli di sini.. ke Bogor saja angkut sendiri”.  Mendengar itu aku segera beranjak sambil menerawang kemana lagi harus mencari penjual air yang lebih ramah dan bersahabat.

Halaman: 1 2 3 4 5 6 7

Kaitkata: , ,

4 Tanggapan ke “Langit Jingga di Ufuk Hitam”

  1. wahyu am Berkata:

    mengharukan :cry:

    nice gan.

  2. Irmansyah Berkata:

    so nice…
    Cerita nya bagus.
    but ending nya itu lho keq ada yg kurang gitu..

  3. Abdul Malik Azir Berkata:

    Mas Ir :)

    Terimakasih atas bimbingannya, Insya Allah saya akan berusaha menulis yang lebih baik lagi. Aamiin.

    Secara situasional dan emosional cerita itu terinspirasi dari rasa kekecewaan ketika unggulan saya kalah dalam pemilu lalu, makanya tidak sempat terlintas untuk menutup cerita tsb dengan happy end. Suasananya memang gitu mas :)

    Salam kenal dan sekaligus salam hormat dari saya mas…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.